Subscribe to our RSS Feeds

Welcome to Jangan Dibuka, Blog nya Nggak Asik punya!

Hello, this is a sample text to show how you can display a short information about you and or your blog. You can use this space to display text / image introduction or to display 468 x 60 ads and to maximize your earnings. Please open welcome.txt file in the theme folder to edit this text. Hope you enjoy this theme and wish you the good luck with your blog.

survey online dapat hadiah USB

No Comments »

Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir di MM Mercubuana, saya melakukan penelitian tentang “pengaruh Brand Equity dan Website Quality terhadap loyalitas pengguna Internet Banking di Indonesia.

Mohon bantuan rekan-rekan pembaca blog ini untuk ikut serta didalam survey online tersebut yang dapat di akses disini

Tersedia 3 USB 4 giga sebagai lucky draw bagi responden terpilih.

Survey ini menggunakan website khusus yang sengaja dibuat untuk itu

mercubuana January 15th 2010

Jasa angkutan dapat ditemukan lewat googling

No Comments »

Internet sudah menjadi sebuah trend baru didunia. kemajuan teknologi yang satu ini membuat terbuka luasnya cakrawala, hubungan disatu sisi dunia ke sisi lain dari dunia ini semakin mudah, dan dapat dilakukan dalam waktu sekejab. Andaikan saja mamang ada makluk di planet lain, tentu saja komunikasi akan mudah dilakukan dengan teknologi ini. Bayangkan saja jika Bumi yang merupakan setitik notah di galaksi Bimasakti ini dapat berkomunikasi dengan makluk diplanet lain di galaksi bimasakti ini.. (jauh banget yah…)

Kembali ke topik pembahasan, dengan adanya kemajuan teknologi ini,  dapat dimanfaatkan oleh para marketer untuk mempromosikan produk dan jasa yang mereka jual. dengan memberikan informasi yang baik dan jelas tentang produk atau jasa yang diproduksikan, diharapkan calon konsumen yang mengakses internet akan tertarik untuk menggunakan perusahaan tersebut.

Tidak terlepas dari usaha mencari cara untuk berpromosi, sarana internet dapat juga digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang jasa, seperti jasa pengiriman barang. Tentu saja bisnis pengiriman barang ini merupakan sebuah usaha yang sangat mengiurkan, karena setiap bisnis yang menghasilkan produk, tentu membutuhkan jasa pengiriman barang untuk memdistribusikan barang yang diproduksinya.

Didalam dunia yang semakin maju, perusahaan haruslah fokus pada core bisnis yang dimiliki, agar dapat bersaing dalam kompetisi yang semakin menggila. menggunakan jasa pengangkutan yang disediakan oleh perusahaan lain merupakan langkah yang paling tepat. selain dapat mengurangi resiko kerugian, harga jasa pengiriman yang bersaing tentu saja akan mengurangi biaya yang dikeluarkan yang pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan perusahaan.

Persoalannya adalah bagaimana memiliki perusahaan pengangkutan barang yang tepat ?

Seperti sudah disampaikan diatas, didalam kemajuan teknologi internet saat ini, semua bisa dibuat mudah. Anda bisa menggunakan Google untuk mencari perusahaan yang tepat untuk anda gunakan. kata kuncinya adalah anda akan memilih yang terbaik.

anda tinggal masukan keyword “jasa angkutan” dalam google search, kemudian pilihlah perusahaan yang berada dipaling atas dari hasil pencarian di google tersebut. posisi rangking nomor satu di google menunjukan bahwa perusahaan itu merupakan yang paling terpopuler..

sudah ….

tunggu apalagi… langsung googling…. kemudian mampir ke website perusahaan tersebut untuk mencari informasi lengkap dan contact person nya, tinggal pesan .. semua kendala hidup anda hilang….

Internet membuat hidup semakin mudah….

Salam

mercubuana December 18th 2009

Teten Masduki adalah tokoh yang paling pantas jadi plt Pimpinan KPK

No Comments »

Tim khusus yang dibentuk oleh SBY untuk mengajukan 3 nama yang akan diangkat sebagai Plt Pimpinan KPK untuk mengganti pimpinan KPK yang “sengaja dilibatkan dalam proses hukum”. Tim ini sudah menetapkan beberapa kriteria tokoh yang dapat diangkat sebagai pimpinan KPK.

persyaratan tersebut antara lain

Kamis, 24/09/2009 14:35 WIB
Plt Pimpinan KPK
Kandidat Harus Penuhi 14 Kriteria
Muhammad Taufiqqurahman – detikNews

Jakarta – Kualifikasi pejabat pelaksana tugas sementara pimpinan KPK akan sebanding dengan pimpinan KPK. Mereka harus memenuhi kriteria sebagaimana diatur dan ditetapkan dalam UU 30/2002 tentang KPK.

Berikut isi bab V pasal 29 UU 30/2009 tentang KPK yang mengatur kriteria calon pimpinan KPK;

Untuk dapat diangkat sebagai Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi harus memenuhi persyaratan
sebagai berikut:
a. warga negara Republik Indonesia;
b. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
c. sehat jasmani dan rohani;
d. berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-
kurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau perbankan;
e. berumur sekurang-kurangnya 40 (empat puluh) tahun dan setinggi-tingginya 65 (enam puluh lima)
tahun pada proses pemilihan;
f. tidak pernah melakukan perbuatan tercela;
g. cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik;
h. tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;
i. melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya selama menjadi anggota Komisi
Pemberantasan Korupsi;
j. tidak menjalankan profesinya selama menjadi anggota Komisi Pemberantasan Korupsi; dan
k. mengumumkan kekayaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di luar 11 butir di atas, masih ada tiga kriteria tambahan bagi pada kandidat. Tiga kriteria baru itu baru ditetapkan tim perumus dalam rapat perdana mereka hari ini, Kamis (24/9/2009), di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

“Nama yang dicalonkan harus langsung bisa kerja, ini kaitannya dengan kompetensi. Kita harapkan nama-nama tidak punya hambatan psikologis dengan pimpinan KPK sekarang. Ada kepercayaan dari berbagai lintas sektor dan publik terhadap calon,” papar Menko Polhukam Widodo AS seusai rapat.

(lh/nrl)

dan berikut 3 tambahan kriteria lainnya

Kamis, 24/09/2009 13:52 WIB
Plt Pimpinan KPK
3 Kriteria Tambahan Bagi Kandidat
Muhammad Taufiqqurahman – detikNews

Jakarta – Tim Perumus menambahkan tiga kriteria bagi kandidat pejabat pelaksana tugas sementara pimpinan KPK. Sedangkan yang utama tetap merujuk kepada aturan dalam pasal 29 UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Ada kriteria-kriteria pokok yang harus dilakukan,” kata Menko Polhukam Widodo AS usai memimpin rapat yang berlangsung di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2009).

Pertama, kandidat harus punya kompetensi yang mumpuni dalam bidangnya. Sebab setelah Presiden SBY menetapkan sebagai pejabat pelaksana tugas pimpinan sementara KPK, yang bersangkutan harus langsung bekerja.

Dua, siapa pun kandidatnya haruslah mendapatkan kepercayaan dari berbagai lintas sektor dan publik. Tentu saja ini terkait dengan polemik menyusul penolakan terhadap rencana Presiden SBY terbitkan peraturan pengganti UU yang memberinya otoritas menunjuk langsung pejabat untuk ditugaskan mengisi kekosongan pimpinan KPK. “Tidak punya hambatan psikologis dengan pimpinan KPK sekarang,” tambah Widodo tentang kriteria ke tiga bagi kandidat plt pimpinan sementara KPK. (lh/nrl)

berdasarkan kriteria tersebut, maka Teten Masduki adalah tokoh yang paling pantas untuk menerima tanggung jawab sebagai plt. Pimpinan KPK

Kalau boleh nambah saran kepara para anggota tim khusus yang akan mengajukan nama kepada SBY..

sebaiknya jangan berasal dari instasi Kepolisian, dan Kejaksaan ataupun lembaga-lembaga lainnya yang kredibilitasnya diragukan oleh masyarakat…

Mari dukung Teten Masduki for Plt Pimpinan KPK..

kirimkan berita dan dukung ini di milis-milis… surat pembaca… blog atau Website…

atau kirimkan SMS kepada SBY ke Nomor 9949.. untuk mendukung aktifis ICW  untuk menjadi plt Pimpinan KPK

mampir juga disini untuk informasi yang lebih jelas… mampir juga disini

salam Indonesia

mercubuana September 24th 2009

kumpulan bencana di tanah air periode 2009-2014 (updated….)

No Comments »

Suatu ketika pada masa kampanye pemilu presiden yang lalu, Permadi tokoh paranormal yang tidak mau disebut paranormal pernah menyampaikan bahwa kelahiran SBY tanggal 9 bulan 9 tahun 1949 merupakan angka yang berarti musibah dari segi peneropongannya. Tentu ada kelompok atau paranormal yang membantah atau tidak setuju dengan permadi. Kelompok ini memiliki argument tersendiri untuk membantah pernyataan yang disampaikan permadi tersebut. Ada juga yang menyatakan bahwa permadi mengeluarkan pernyataan itu, bukanlah hasil peneropongan secara spiritual, melainkan peneropongan yang dilandasi oleh kepentingan politik, karena semua orang juga tahu bahwa Permadi merupakan elit dari partai Gerindra yang pada pemilu presiden yang lalu mengusung Prabowo Subianto yang bersanding dengan Megawati.

Dalam alam demokrasi, semua orang boleh-boleh saja menyampaikan argumentasinya, sejauh tidak mengandung unsur fitnah, penghinaan, ataupun pencemaran nama baik. Fakta yang dilandasi atas peneropongan secara spiritual tentu  sangat sulit dipahami oleh kita sebagai masyarakat awam tentang keparanormalan. Apalagi yang menyampaikannya adalah sosok permadi yang sulit dipisahkan dari area politik dan agenda politik nasional yang tengah berlangsung pada saat pernyataan itu disampaikan.

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih terpengaruh  oleh kepercayaan masa lalu, animism dan dinamisme , seringkali dalam kehidupan sehari-hari selalu mengkaitkan aspek kehidupan dengan kepercayaan-kepercayaan yang bersifat gaib dan metafisika. Karena secara historical kedua kepercayaan tersebut merupakan kebudayaan awal yang ada di tanah ini, maka kepercayaan tentang hal-hal yang bersifat metafisika dan keparanormalan masih berkembang subur, karena masih banyak masyarakat yang mempercayai serta mengamini apa yang disampaikan oleh para paranormal, termasuk tokoh permadi yang selalu menggunakan pakaian serba Hitam.

Walaupun sebagai lagi dari umat Islam Indonesia yang merupakan penduduk yang jumlahnya terbesar di Indonesia, tidak mempercayai hal-hal yang disampaikan oleh paranormal, karena sebagai makluk, kita manusia, tidak punya kemampuan dan kehendak untuk menentukan apa yang akan terjadi. Semuanya sudah diatur oleh ALLAH SUBHANAWATA’ALLA. Tetapi secara keilmuan tentu saja ada ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam, untuk memprediksi apa yang akan terjadi. Seperti ramalan cuaca yang sering disampaikan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika. Walaupun seringkali ramalan-ramalan yang disampaikan lembaga ini tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan.

Begitu juga dengan ramalan-ramalan yang dilakukan oleh para konsultan investasi bagi penanam modal baik di pasar modal maupun dimoney market. Para konsultan investasi tersebut juga melakukan peramalan dari kondisi pasar, walaupun seringkali disebutkan dalam bahasa yang lebih keren yaitu forecasting. Didalam ilmu manajemen keuangan ada juga salah satu bahasan yang mempelajari secara khusus tentang forecasting keuangan ini. Dalam prakteknya, peramalan didalam dunia keuangan ini seringkali tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi. Banyak juga para investor yang harus menelan kerugian yang sangat luar biasa besarnya karena kesalahan peramalan yang dilakuan oleh para predictor dunia keuangan ini.

Sama halnya dengan ilmu forecasting didunia keuangan, Feng Shui yang berasal dari negeri cina lebih dapat dipahami bagi kelompok orang yang cenderung menggunakan otak kiri. Karena dalam analisanya, Feng shui memiliki dasar pemikiran yang menterjemahkan fenomena alam yang masih dapat diterima oleh pikiran logis.

Diantara paranormal yang banyak dipercaya oleh masyarakat adalah Mama Laurent, tetapi bagi sebagian orang, ramalah mama Laurent bukanlah sebuah hal yang khusus, yang dapat dilakukan oleh setiap dengan mengembangkan intuisi berdasarkan informasi yang beredar…
Coba simak ramalan mamal Laurent berikut ini

Ramalan Mama Lauren pada tahun-tahun belakangan yang mendekati kebenaran bisa jadi pegangan bagi sebagian orang tanpa meninggalkan kepercayaan masing-masing. Kali inipun, Mama Lauren coba membaca ramalan tahun 2009. Tahun depan akan dipenuhi oleh keributan Pemilu, yang ditambah geger dengan 2 orang ternama politik terbunuh. Belum lagi bencana alam yang akan memakan lebih banyak korban, mulai dari gunung meletus, tanah longsor, kapal laut tenggelam hingga pesawat jatuh.

hal yang disampaikan itu merupakan hal-hal yang umum saja. Keributan pemilu tidak terjadi, 2 orang ternama politik terbunuh, belum ada, bencana alam sudah merupakan hal yang biasa dinegeri ini, kapal laut tenggelam tentu saja didasari oleh informasi bahwa banyak kapal-kapal di Indonesia ini tidak terawatt, sehingga tidak dapat menjamin keselamatan, seharusnya ditambahkan juga aka ada pesawat terbang yang nyusruk.
Terlepas dari dunia klenik dan ramal-ramalan, tidak ada salahnya kita mengumpulkan informasi yang terjadi dimasa pemerintahan SBY sampai 2014. Seperti yang pernah terjadi dimasa periode 2004-2009, dimana ditandai dengan musibah luar biasa Tsunami di Aceh, tidak lama setelah SBY-JK terpilih jadi presiden dan wakil presiden
1.    Bom JW Marriot dan Ritz Carlton

Bom di JWMarriot dan Rizt Carlton

Selanjutnya …………. Klik disini

mercubuana August 16th 2009

Katanya SBY.. lanjutkan Dinasti Soeharto

No Comments »

Kutipan dari tulisan Rudi Imam

DINASTI SOEHARTO BERLANJUT LAGI..?

Pasca pemilu, apapun yang terjadi, analisa mendalam perlu diambil demi masa depan bersama.

Ibarat mengedit sebuah flm berjudul Pemilu 2009, saya harus memutuskan darimana Film dimulai, dan dimana film itu berakhir, dengan meningalkan sebuah pesan kepada penontonnya. Film tersebut kita tonton bersama lalu kita coba menangkap pesan dari film tersebut, pesan itu menjadi bahan referensi bagi kita bersama, untuk melangkah ke Film seri berikutnya.

Ditengah proses editing, ternyata saya merasa perlu menampilkan flashback atau cuplikan cuplikan film, 5 bahkan 10 tahun yang lalu,bahkan lebih dari itu, karena sesungguhnya, Sejarah  masa kini dan akan datang, adalah sebuah sinetron kehidupan yang perlu dilihat secara keseluruhan, jika kita ingin memahami film tersebut secara utuh.

Beberapa bulan sebelum Pemilu Legislatif,  beberapa talkshow menampilkan topik visi misi partai secara proporsional, mungkin semua partai peserta pemilu mendapat kesempatan menyampaikan visi misinya dan semua visi misi partai ( selain partai demokrat )  adalah kritik terhadap pemerintahan yang sedang berjalan, tidak terkecuali  visi misi partai PAN, PKS, PKB DAN PPP , ( empat partai yag kemudian ternyata berkoalisi dengan partai yang dikritiknya )semuanya mengkritik kinerja pemerintahan yang sedang berjalan.

Materi  kritik antara lain tentang hutang yang bertambah, pengelolaan sumber daya alam dan pembagian hasilnya yang lebih menguntungkan pihak asing, ada pula yang menyinggung tentang sumber dana kampanye yang belum transparan, memungkinkan dana asing masuk dengan konsekwensi  yang diperkirakan akan merugikan rakyat Indonesia. Ajakan untuk kembali ke konstitusi UUD45 adalah salah satu solusi yang mereka tawarkan waktu itu, salah satunya pasal 33 yang mengatur tentang pengelolaan sumber daya alam oleh Negara dan manfaat yang sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat . Ibarat pertempuran dunia persilatan, Demokrat dikeroyok rame rame para pengkritiknya.

Apa yang terjadi setelah Pemilu Legislatif usai dan dimenangkan oleh Partai Demokrat, partai yang menjadi sasaran kritik oleh semua partai peserta pemilu. PKB & PPP tanpa pikir panjang langsung merapat berkoalisi dengan partai yang   beberapa bulan mereka kritik. Khusus Partai PAN & PKS beberapa saat mengalami pergolakan di dalam, kubu yang memilih untuk tidak berkoalisi VS kubu yang menganggap koalisi  merupakan pilihan yang lebih bijak. Kemudian kedua partai tersebut mengajukan CAWAPRES, mungkin dengan maksud mengawal kebijakan kebijakan Presiden terpilih di masa datang, sambil menunggu jawaban kedua partai coba meredam konflik internal partai. Tanpa mereka sadari tawaran CAWAPRES mereka tidak pernah sedikitpun diperhatikan apa lagi dipertimbangkan untuk diterima. Jauh sebelum keputusan itu diambil SBY mengatakan sudah megantongi  sebuah nama yang akan ia buka pada saatnya, saya baru sadar sekarang,  strategi  terus memberi  harapan kepada kedua partai tersebut  adalah sebuah strategi untuk tetap memegang buntut PKS & PAN agar supaya tidak lari ke Partai atau Koalisi lain. Satu lagi kemungkinan yang hampir pasti adalah, alasan SBY menunda pengumuman CAWAPRES pilihanya adalah untuk menghindari manuver The King Maker “Amin Rais” yang sangat  ditakuti lawan lawan politiknya. Sampai pada hari terakhir pendaftaran calon presiden Pukul 7 malam, yang artinya 12 jam sebelum hari H, Nama Boediyono pun muncul, dan benar perkiraan Demokrat,  ada resistance dari PAN & PKS tapi tidak cukup waktu untuk mereka berimprovisasi, The King Maker Amin Raispun tidak bisa lagi melakukan manuvernya.

Kampanye pun dilakukan oleh semua CAPRES & CAWAPRES,  Penawaran yang lebih menarik dari BLT ( BLT adalah  Senjata pamungkas Partai Demokrat ) ditawarkan oleh partai lain, sayang waktu yang terlalu singkat membuat tawaran menarik itu tak sempat terdengar oleh seluruh rakyat. Banyak yang menganggap Tim sukses  pemenang Pemilu mempunyai   strategi yang hebat, bagi saya mereka biasa biasa saja, kalau kita lihat data BPS lebih dari 60% rakyat Indonesia adalah rakyat miskin, sebagian besar malah tinggal di pedesaan, waktu menonton televisi  mereka tidak banyak, waktu mereka  sudah habis untuk bekerja mencari sesuap nasi. Ditambah lagi TV nasional kita yang belum 100% independen buktinya banyak iklan Mega Pro yang ditolak. Pola pikir mereka simple simple aja, pilih lagi SBY, BLT dilanjutkan, mereka tidak tau kalau dana BLT hanyai sampai bulan September atau oktober, seperti dengan jujur diakui oleh tim sukses SBY di salah satu Acara di METRO TV, seusai Pemilu PILPRES. Bagi saya pada saat BLT mulai dibagikan disitulah Kampanye Demokrat sudah dimulai. Itulah sebabnya survey yang dilakukan sebelum pemilu oleh beberapa lembaga menunjukan elektabilitas SBY tinggi. Dan elektabilitas yang tinggi itu perlahan lahan menurun seiring dengan penyampaian visi misi partai partai lain yang mencoba mencerahkan kepada public tentang bagaimana keadaan Indonesia apa adanya. Yang menarik,  Elektabilitas JK menjelang PEMILU menunjukan grafik yang menanjak naik cukup cepat, bahkan salah satu penyelenggara survey mengatakan, jika PEMILU diundur beberapa bulan kemungkian JK bisa menang, itu berarti kampanye golkar, sebenarnya sukses, dengan pertimbangan, dalam waktu singkat bisa mempengaruhi Elektabilitas SBY yang dibangun jauh sebelum PEMILU ( pada saat BLT mulai dibagikan )

Khusus BLT saya yakin itu adalah ciptaannya JK, karena saya meliput pembahasannya 3 tahun lalu,master filmnyapun mungkin masih ada di Kantor Pos Pusat dekat lapangan banteng. Tapi design JK tentang BLT itu dananya diambil dari penghematan di subsidi BBM, bukan dari pinjaman asing seperti temuan BPK belakangan ini.  Tapi sekali lagi rakyat miskin tidak punya waktu untuk memikirkan siapa yang menciptakan BLT dan dari mana sumber dana BLT, yang ada dalam pikiran mereka, pilih lagi SBY maka BLT dilanjutkan. Rakyat miskinpun tidak punya waktu memikirkan kontrak karya pengelolaan sumber daya alam kita yang lebih meguntungkan pihak asing, mereka juga tidak terlalu memikirkan hutang Negara yang bertambah 400 trilyun seperti  yang diinformasikan oleh Rizal Ramli, salah satu CAPRES independen, padahal hutang itu akan membebani kita semua di kemudian hari, dengan kenaikan harga barang barang kebutuhan pokok dan barang lain pada umumnya karena akan berkurangnya Subsidi,  Mereka juga tidak percaya 100% pada janji CAPRES lain yang sesugguhnya lebih bagus dari sekedar BLT. Mereka lebih percaya dengan apa yang sudah dan sedang berjalan yaitu BLT.

Satu lagi imajnasi saya tentang kemenangan Demokrat, baik pada Pemilu 2004 maupun Pemilu 2009 adalah, mungkin… sebenarnya yang mewarisi tahta Dinasti Suharto adalah SBY,  bukan GOLKAR, dan bukan Prabowo mantan mantunya. Khusus di tahun 2004, saya yakin sekali Soeharto masih merupakan tokoh yang masih bisa menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin Indonesia, ibarat organisasi di itali, ia masih merupakan  GODFATHER yang dari tempat tidurnya masih bisa mengatur pergerakan para pengikutnya. Saya ingat dalam suatu Talkshownya AA Gym, AA Gym sebagai presenter menanyakan tentang apakah SBY akan mengusut kasus Suharto baik itu penelusuran hartanya di luar negri maupun kasus kasus yag lainnya, dan pada waktu itu SBY diam saja, tidak menjawab, bahkan beberapa detik sempat terjadi hening tanpa ada suara, sebelum akhirnya AA Gym menegur, “ Halo halo pak …kok diem”, SBY tetap diam dan akhirnya Iklan masuk mencairkan suasana yang kaku, dan setelah iklan AA Gym mengalihkan pertanyaan ke topik lain. Bukti lainya adalah di kedua Pemilu 2004 & 2009 Demokrat menang di daerah cendana.

So kalau benar prediksi saya, tanpa Amin Rais sadari, dan juga mungkin tanpa PKS sadari mereka telah berkoalisi dengan pewaris tahta musuh lamanya di reformasi, menurut  saya sebaikya kedua partai itu berkoalisi dengan GOLKAR “BARU”  atau dengan GERINDRA. Sayang seperti yang saya uraikan di atas,mereka terjerat dan kehabisan waktu untuk berimprovisasi.

Akhir kata saya ingin mengingatkan kepada rekan rekan sebangsa dan setanah air, bahwa seburuk apapun  pemerintahan yang ada sekarang, yang menjadi musuh kita adalah their mind, pola pikirnya, sedang orang orangnya adalah tetap saudara sebangsa, yang mesti kita cintai juga, pertanyaannya sekarang, bisakah kita berperang dengan their mind tanpa melukai  orang orangnya, demi persatuan bangsa, jawabanya adalah, harus bisa. Dan mungkin demikianlah yang ada dalam benak saudara saudara kita di PAN & PKS,mereka akan  mengkoreksi dari dalam, betapapun sulitnya mereka akan mengeluarkan segenap kemampuannya demi kepentingan rakyat Indonesia. Hal yang sama juga akan dilakukan oleh beberapa partai oposisi untuk selalu mengontrol dengan ketat jalannya pemerintahan, dan semua mereka lakukan demi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia tanpa melupakan Persatuan Indonesia  Semoga begitu. Amin….

Wassalam

( RUDI IMAM )

mercubuana July 15th 2009

Hati-hati IMF sudah mulai merintis jalan “Come Back to Indonesia”

No Comments »

Komisi pemilihan Umum belum menetapkan siapa pemenang pemilu presiden yang sudah dilakukan pada 8 Juli 2009 yang lalu, tetapi dari hasil Quick COunt dan perhitungan sementara, telah mengiring mind set rakyat Indonesia bahwa yang menjadi pemenang adalah Pasangan SBY-NO, dengan cukup hanya satu kali putaran saja. Banyak yang tidak perduli lagi dengan aturan tentang penetapan pemenang pemilu presiden. semua sudah masuk kedalam efforia kemenangan dan kekalahan bagi pasangan yang merasa tidak berhasil dalam pemilu presiden ini.

Singkirkan pikiran tentang pemilu presiden, anggap saja SBY-NO sudah ditetapkan sebagai pemenang, lantas Apa ?

ternyata IMF pun sudah merasa gatal untuk kembali turut campur dalam pengaturan perekonomian bangsa ini. mungkin maksudnya bukan hanya untuk turut campur atau memiliki andil, tetapi mungkin juga dilandasi oleh rasa keinginan untuk kembali menghancurkan dan memporak porandakan perekonomian bangsa ini, seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya. atau mungkin juga sikap ini disebabkan karena ikut merasakan kemenangan dengan kemenangan yang diraih oleh SBY-NO.

Dalam masa kampanye, banyak perpektif pemikiran yang menganggap bahwa jika SBY-NO yang menjadi pemenang, maka neoliberalisme akan berkembang pesat. tentu saja hal ini dibantah habis-habisan oleh tim sukses SBY-NO.

nah jika sekarang memang SBY-NO sudah memenangkan, kita lihat saja, apakah memang anggapan yang sudah beredar tersebut benar, apakah Boediono yang dianggap sebagai tokoh yang memiliki pemikiran yang sejalan dengan IMF akan mengikuti langkah-langkah yang disampaikan oleh IMF, menuruti kemauan IMF.

Simak saja berita berikut ini,

berita2-140709

Kita lihat saja, apakah BI akan segera menaikan tingkat suku bunga. walaupun katanya undang-undang BI membuat posisi BI menjadi independen dari intervensi pemerintah, tetapi walau bagaimanapun, tentu saja pemerintah memiliki dominasi untuk mengatur kebijaksanaan perekonomian.

Apakah SBY-NO akan ikut IMF……? kita tunggu saja

Selamatkan Indonesiaku

mercubuana July 15th 2009

alam memberi tanda.. SBY-berbudi tersingkir diputaran pertama

2 Comments »

Tulisan yang berjudul SBY berbudi akan tersingkir  pada putaran pertama, mendapat banyak tanggapan, ada yang pro dan ada juga yang kontra. Tulisan tersebut hanya mencoba merangkum fenomena yang ada dari fakta-fakta dan karakter-karakter yang ada. Walaupun agak kurang dapat dijelaskan dengan sisi ke ilmuan, baik ilmu yang bersifat ilmiah maupun ilmu kebatinan, karena memang tidak memiliki bakat untuk menjadi paranormal. Tetapi hari ini semua yang ada ditulisan tersebut mendapatkan sebuah pencerahan.

Sebelum nomor urut pasangan calon presiden dan Calon wakil presiden ditetapkan ada sebuah tulisan di www.inilah.com, yang memprediksi bahwa yang akan maju ke putaran kedua adalah nomor urut 3 dan 1. Sedangkan nomor urut 2 tersingkir………..potongan beritanya adalah sebagai berikut

…………………..menurut paranormal Taufik Kindy, angka 3 itu dianggap lambang keberuntungan pembawa kemenangan di Pilpres 2009. “Kalau kita lihat angka 3 itu paling hoki di antara yang lain, bagi siapapun capresnya,” terang Taufik.

Menurutnya, angka hoki SBY ada di nomor urut 3. “Karena dia kan angka keberuntungannya itu kelipatan 9,” papar Kindy. Jika pasangan Mega dan Prabowo menduduki nomor urut 3, keberuntungan itu berasal dari sisi Prabowo, bukan Mega.

Nomor urut yang harus dihindari, ujar Kindy, adalah nomor urut 2. Angka ini di mata paranormal ini gelap, tidak mencerahkan siapa pun yang mendapatkannya. “Sekalipun calon sekaliber SBY. Sebab, angka 2 itu penerawangannya gelap dan tidak bakal mengantar capres masuk ke putaran kedua,” imbuhnya. Sementara siapa pun yang mendapat angka 1 diperkirakannya akan maju ke putaran kedua bersama dengan yang mendapat nomor urut 3.
http://www.inilah.com/berita/politik/2009/05/29/110785/terawang-hoki-capres-via-nomor-urut/

Selain itu seperti kepercayaan terhadap angka, entah disengaja atau tidak SBY menyampaikan 13 jurus yang akan digunakannya. angka 13 disini dapat dimaknai 2 sudut pandang. Dalam kepercayaan banyak orang angka 13 mengandung arti kesialan. Pada pemilu 2004, PAN mendapat nomor urut 13, walaupun Amien Rais kala itu menyatakan tidak terpengaruh dengan nomor yang diterima tersebut, tetapi ternyata memiliki pengaruh juga. Pada pemilu 2009 PKB juga mendapat nomor urut 13. Nomor tersebut diperoleh setelah cak Imin dan Yenny Wahid rebutan amplop di KPU.  Nah, entah disengaja atau tidak ternyata SBY menyatakan akan mengunakan 13 jurus … mungkin juga pertanda kesialan.
Makna lainnya dari angka 13, berdasarkan nomor urut, secara tidak langsung SBY menyatakan bahwa Mega PRO.. Nomor urut 1  dan JK WIN nomor urut 3… akan maju ke putaran kedua.

30/05/2009 – 14:55
SBY-Boediono Kerahkan 13 Jurus
Raden Trimutia Hatta
- Berbagai jurus dikerahkan para capres-cawapres demi memenangkan Pilpres 2009. SBY-Boediono pun tak ketinggalan menyiapkan sejumlah jurus. Pasangan dengan nomor urut 2 ini bahkan akan mengerahkan 13 jurus.
Ketigabelas jurus yang dinamakan pilar program aksi itu dipaparkan SBY saat berpidato dalam silaturahmi nasional koalisi di PRJ Kemayoran, Jakarta, Sabtu (30/5).
“Pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, ketahanan dan kemandirian energi, perbaikan dan pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan pilar demokrasi, penegakan hukum, pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, program aksi bidang lingkungan hidup, dan pengembangan kebudayaan,” urai SBY.
Sedangkan visi dan misinya adalah, papar SBY, terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan. Agenda dan sasaran pembangunan nasional 2009-2014 ada 5 poin. Pertama, pembangunan eknomoi dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Kedua, perbaikan tata kelola pemerintahan. Ketiga, penegakan pilar demokrasi. Keempat, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Kelima, pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Secara garis besar, arah kebijakan pembangunan umum nasional ada 3 hal. Pertama, arah kebijakan umum untuk melanjutkan pembangunan mencapai Indonesia yang sejahtera. Indonesia sejahtera tercermin dari peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dalam bentuk percepatan pertumbuhan ekonomi,” kata SBY.
Kedua, lanjut SBY, arah kebijakan umum untuk memperkuat pilar-pilar demokrasi dengan penguatan yang bersifat kelembagaan dan mengarah pada tegaknya ketertiban umum, penghapusan diskriminasi, pengakuan dan penerapan HAM, serta kebebasan yang bertanggung jawab.
“Ketiga, arah kebijakan umum untuk memperkuat dimensi keadilan di semua bidang, termasuk pengurangan kesenjangan pendapatan antara desa dengan kota dan kesenjangan gender,” tutur SBY. [sss]

Alam sudah memberikan tanda…. SBY-Berbudi tersingkir pada putaran pertama……

UMB, blog, blog mercubuana, mercubuana May 30th 2009

Rizal Ramlipun mensinyalir kekalahan SBY-Berbudi

No Comments »

Didalam artikel sebelumnya, saya menyampaikan arah trend yang menunjukan penurunan popularitas SBY-Berbudi, yang disinyalir akan terus berlangsung dan pada akhirnya akan menyebabkan kekalahan pasangan ini.

Dari komentar yang masuk, banyak pendukung SBY-Berbudi yang merasa bahwa tulisan tersebut hanya sebuah kampanye negatif yang bertujuan untuk membentuk opini, dan karena adanya widget yang menampilkan dukungan terhadap Prabowo subianto for presiden, lantas saja ada pihak yang menuding bahwa blog gratisan ini merupakan tim sukses Mega Prabowo. Walaupun mungkin saja hal itu benar, tetapi tentu saja dalam penulisan opini, diusahakan untuk melepaskan unsur Subjektifitas. Buktinya ada komentar yang minta saran, memilih JK-WIN atau MEGA PRO.

Kalau menurut pendapat “nyang” nulis, kedua pasangan ini, JK-WIN dan MEGA PRO, layak untuk dipilih dalam pemilu presiden 2009 ini.

Menghadapi, perlawanan yang dilakukan oleh pendukung SBY-Berbudi, agak was-was juga, apakah memang opini yang disampaikan ini hanya merupakan sebuah opini yang salah jalan.

Tetapi baca pendapat dari Rizal Ramli yang diberitakan di Detikdotcom, membuat keyakinan diri ini, bahwa hal yang disampaikan dalam tulisan tersebut memiliki dasar, walaupun aspek intuisi lebih bermain dalam hal ini.

Coba simak berita tersebut sebagai berikut :

Jumat, 29/05/2009 13:26 WIB

Rizal Ramli: Isu Neoliberal Turunkan Rating SBY
Elvan Dany Sutrisno – detikPemilu

Jakarta – Banyak pihak menyayangkan SBY memilih Boediono sebagai cawapres
pendampingnya. Menteri Perekonomian Era Gus Dur, Rizal Ramli, misalnya, menilai isu neoliberalisme yang berhembus dari Boediono menjadi penyebab menurunnya rating pendukung SBY.

“Yang diprediksi menang saja seperti SBY, personal ratingnya terus anjlok drastis karena isu neoliberal,” tutur Rizal.

Hal ini disampaikan Rizal Ramli dalam dialog kenegaraan bertajuk “Nioliberalisme Vs Kerakyatan”, di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat
(29/5/2009).

Menurut Rizal, lambat laun rakyat Indonesia akan merasakan pengaruh buruk
neoliberalisme dan sistem ekonomi yang mengedepankan mekanisme pasar.

“Sekali pun rakyat tidak tahu apa itu neolib, tapi lama-lama rakyat kita
mengerti karena banyak usaha kecil tergusur,” tutur Rizal.

Rizal kemudian mengkritik kebijakan pemerintah yang terkesan tidak memperhatikan rakyat kecil. Menurutnya kemiskinan masih menjadi masalah
klasik yang tidak terselesaikan.

“Angka kemiskinan tidak berkurang signifikan,” tutur Rizal.

Rizal kemudian menjelaskan mekanisme perbaikan ekonomi yang menurutnya perlu segera diterapkan di Indonesia untuk menuju Indonesia sejahtera.

“Bagaimana pun juga kita harus merubah sistem perekonomian kita menjadi
sistem ekonomi kerakyatan murni supaya rakyat bisa berbuat lebih,” tegasnya.

( van / anw )

Simak juga berita yang ada di Hukumonline berikut ini :

Sistem Ekonomi Neoliberal dan Produk Legislasi ‘Pesanan Asing’
[29/5/09]

Rizal Ramli bersikukuh pemerintahan SBY-Jusuf Kalla adalah antek neobileral karena ‘menjual-belikan’ hutang negara dengan produk hukum.

Beberapa kebijakan yang dikeluarkan pada masa pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sempat menuai kritik. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian di zaman Gusdur, Rizal Ramli mengatakan, pemerintahan SBY-JK telah menerapkan paham ekonomi neoliberal. Hal ini terlihat dari kebijakan ekonomi dan produk hukum yang dihasilkan pemerintah dan DPR. “Jadi, kalau mereka masih tidak mengakui menerapkan ekonomi neoliberal, saya kasihan. Itu kan bisa dilacak dari produk hukum dan kebijakan ekonomi selama ini,” ujarnya.

Untuk bidang hukum, Rizal menyebutkan sejumlah produk perundang-undangan yang lahir karena pesanan kaum neolib, seperti, UU Migas dan UU Penanaman Modal. “Biasanya hutang negara itu ditukar dengan Undang-Undang,” kata Rizal. “Seperti pada tahun 2003 telah lahir UU Badan Usaha Milik Negara. Supaya BUMN dijual semua, ditukar dengan pinjaman AS$300 juta dari Asian Development Bank, serta ada UU Migas yang ditukar dengan pinjaman Bank Dunia sebesar AS$400 Juta,” ujar Rizal di sebuah diskusi yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Daerah, di Jakarta, Jumat (29/5).

Menurut Rizal, kebijakan berhutang merupakan salah satu ciri kebijakan neoliberal. Sebab, kebijakan hutang luar negeri merupakan pintu masuk bagi pihak asing untuk mencampuri urusan perekonomian Indonesia. “Mereka (pihak asing) mengajukan syarat-syarat yang harus dipenuhi pemerintah agar bisa mendapatkan pinjaman. Syarat-syarat itu sering berupa pesanan untuk memasukkan kepentingan mereka dalam sebuah RUU yang sedang dibahas,” katanya.

http://www.hukumonline.com/detail.asp?id=22144&cl=Berita+

Rizal ramli merupakan salah satu tokoh yang pantas dipanut, terutama tentang pandangannya mengenai pembangunan dibidang perekonomian. Jadi, jika seorang Rizal Ramli berbicara atau menyampaikan pendapat, tentu saja merupakan sesuatu yang berbobot dan tentu saja berpihak kepada rakyat, coba saja ikuti tulisan tentang dirinya di…

Jika Rizal Ramli menyatakan hal itu, sama dengan yang sebelumnya dituliskan didalam blog ini, .. bagaimana menurut anda ……?

Jangan “Lanjutkan” Neoliberal di Indonesiaku

No Comments »

Kebijaksanaan pemerintah yang tunduk kepada kekuatan asing pada periode lalu telah membuat negeri ini tergadaikan. Banyak perusahaan-perusahaan yang dikuasai oleh asing, dengan dalih peningkatan investasi dari luar negeri.
Disektor perbankan berdasarkan berita kompas, dinyatakan sudah 47,02 persen kepemilikan perbankan Nasional dikuasai oleh asing. Pada hal Bank sebagai pengelola dana masyarakat memiliki peran Nasionalisme yang tinggi, untuk menjaga agar bangsa ini tidak dipermainkan oleh Bangsa Lain. Jika sector ini dikuasai oleh asing, bisa saja dimanfaatkan untuk kepentingan politik luar negeri. Atau setidak-tidaknya, Negara asing sudah menjajah negri ini dari segi perbankannya.
Berikut kliping beritanya..
akuisisi

Inilah bukti bahwa Neoliberal benar-benar sudah menguasai bangsa ini. Apalagi jika tokoh Neoliberal berhasil menduduki  kursi kepemimpinan negeri ini.. bisa saja seluruh perusahaan yang ada sudah berpindah tangan kepada Negara asing. Setelah seluruh perusahaan dimiliki asing, mungkin saja akan dilanjutan dengan menggadaikan satu persatu dari pulau yang ada, untuk digadaikan..
Jangan lanjutkan neoliberalisme ini… jangan beri kesempatan….

mercubuana May 27th 2009

Gerakan Pro SBY katakan Boediono Neolib, Boediono siap Kalah

No Comments »

Kadang-kadang lucu.. dan menarik juga, merangkai-rangkai tulisan orang lain ataupun berita yang tersiar, menjadi sebuah pemikiran dan sudut pandang.. fakta yang dikumpulkan saling dikaitkan, informasi dipadukan.. sehingga terbentuklah sebuah argumentasi… yang WOW… luar biasa..

Tetapi mungkin saja hal ini akan mendapat tantangan dan kecaman dari si pembuat berita ataupun pemilik tulisan, karena apa yang dimaksudkannya bukanlah seperti itu.. tetapi sayangnya, fakta mengarahkannya kesitu..
Ternyata GPS (Gerakan Pro SBY) mengatakan bahwa Boediono adalah Neolib dan Boediono menerima kekalahan dengan jiwa Besar.

Coba simak 3 tulisan berikut :

Selasa, 26/05/2009 20:39 WIB

GPS: Penuding Beodiono Agen Neolib Justru Jual Aset Negara
M. Rizal Maslan – detikPemilu

Jakarta – Tudingan bahwa calon wakil presiden (Cawapres) Boediono sebagai agen neoliberal (neolib) membuat Gerakan Pro SBY (GPS) gerah. Justru, GPS menuding, isu neolib dilancarkan lawan politik pasangan SBY-Boediono yang tidak senang dengan keberhasilan pemulihan ekonomi dan penegakan hukum.

“Yang menjual Indosat itulah yang jelas-jelas agen neolib! Isu ini sengaja
ditiupkan oleh lawan politik SBY yang tidak senang dengan proses pemulihan
ekonomi dan penegakan hukum yang tengah dijalankan SBY,” kata Ketua Bidang Organisasi DPP GPS, Bagus Satrianto usai Deklarasi Gerakan Pro SBY DKI Jakarta di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2009).

Menurut Bagus, atas isu tersebut pihaknya tidak akan melakukan black campaign terhadap lawan politik SBY, tapi mengatakan sesuai fakta saja.
“GPS tidak mau SBY-Boediono hanya sekadar menang. Menang bukan hanya sekadar menang. Tapi dengan santun sesuai dengan kaidah-kaidah kita berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Sementara itu, setelah melakukan berbagai deklarasi Gerakan Pro SBY di sejumlah wilayah, seperti Jawa, Aceh, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, NTT dan beberapa wilayah lainnya, gerakan ini juga dideklarasikan di DKI Jakarta. DPW GPS DKI Jakarta sendiri diketuai langsung Letjen (Pur) Sugiono sebagai Dewan Pembina dan Daniel Johan sebagai Dewan Pengurus.

Target GPS dibentuk untuk memperkuat, memperluas dan meningkatkan kualitas pemilih SBY-Boediono di seluruh wilayah tanah air, mengajak  masyarakat  untuk tidak golput dan memilih SBY-Boediono sebagai presiden Indonesia untuk periode 2009-2014. Selanjutnya GPS sendiri akan dideklarasikan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/5/2009) besok.

( zal / anw )

Perhatikan kalimat ““Yang menjual Indosat itulah yang jelas-jelas agen neolib!” kemudian baca tulisan berikut ini :

Selasa, 26/05/2009 08:45 WIB
Neoliberalisme dan Budiono
Mukhamad Najib – suaraPembaca

Jakarta – Calon Wakil Presiden Budiono berkali-kali mengklarifikasi berbagai tuduhan terhadap dirinya yang dianggap sebagai agen kebijakan ekonomi liberal di Indonesia. Menurutnya pasar harus diberi kebebasan agar kreatifitas berkembang.

Namun, peran negara tidak boleh dilupakan. Bahkan, yang menarik beliau mengatakan bahwa Neoliberalisme sesungguhnya tidak pernah diterapkan di Indonesia.

Pernyataan terakhir Budiono tersebut tentu membuat mereka yang mengerti ekonomi tertawa. Karena, hal itu sama saja dengan misalnya Obama hari ini mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak pernah menerapkan ekonomi liberal.

Karena memang pada kenyataannya para ahli ekonomi sepakat bahwa saat ini tidak ada negara yang menerapkan ekonomi pasar murni. Sebagaimana juga tidak ada Negara yang menerapkan ekonomi sosialis murni. Masing-masing bergerak dalam sebuah spektrum. Tinggal condongnya ke mana.

Neoliberal sebenarnya merupakan versi liberalisme klasik yang dimodernisasi. Dengan tema-tema utamanya adalah: pasar bebas, peran negara yang terbatas, dan individualism (Adams, 2004).

Liberalisme sendiri telah diterapkan di Barat sejak akhir abad ke-19
(Ebenstein & Fogelman, 1994). Slogannya adalah laissez faire, yang didukung Adam Smith dalam bukunya, The Wealth of Nations (1776).

Slogan berbahasa Prancis itu Inggrisnya adalah leave us alone. Artinya, “Biarkan kami (pengusaha) sendiri, tanpa intervensi pemerintah”. Walhasil, peran negara sangat terbatas, karena semuanya diserahkan pada mekanisme pasar.

Kapitalisme liberal ini terbukti gagal. Ketika tahun 1929-1939 terjadi ‘Depresi Besar’ (Great Depression) di AS akibat keruntuhan pasar modal di Wall Street tahun 1929.

Saat ini, di Negara-negara Barat seperti AS, peran negara sama sekali tidak mati. Negara selalu melakukan intervensi dalam praktek-praktek ekonomi.

Proteksi berupa subsidi dan quota yang dilakukan AS terhadap petaninya, subsidi (baik kepada petani maupun masyarakat lainnya) yang dilakukan oleh Jepang, juga model negara kesejahteraan yang diterapkan Jerman, adalah contoh di mana negara memiliki peran dalam ekonomi.

Ketika Budiono mengatakan negara harus intervensi sesugguhnya hal tersebut bukanlah sebuah klarifikasi yang utuh atas dugaan bahwa dirinya bukan agen Neolib. Tidak ada negara di dunia ini yang sama sekali tidak melakukan intervensi dalam ekonomi.

Persoalannya bukan terletak hanya pada perlunya intervensi negara dalam ekonomi. Melainkan kepada kelompok masyarakat mana kebijakan intervensi itu diarahkan.

Kita tentu masih ingat bagaimana intervensi negara begitu hebat dalam menghadapi kebangkrutan bank-bank di Indonesia pada era krisis yang terjadi di negeri ini. Pada tahun 1996-1998, ketika Boediono menjabat sebagai Direktur I BI urusan analisa kredit, terkucurlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 400 triliun.

Kemudian ketika Boediono menjadi Kepala Bappenas. Dalam masa itu terkucurlah dana rekap perbankan Rp 600 triliun. Ironisnya, para obligor BLBI justru diberikan Release and Discharge alias dibebaskan dari masalah hukum.

Kita juga tidak lupa. Tahun 2001-2004 ketika Boediono menjadi Menteri Keuangan. Keluarlah kebijakan privatisasi dan divestasi yang ugal-ugalan. Banyak aset strategis yang dilego: Indosat, BCA, dan lain-lain.

Seperti dikatakan sebelumnya. Tidak hanya di Indonesia intervensi negara dalam ekonomi ini terjadi. Di AS, Obama menyetujui bailout terhadap bank-bank bermasalah dengan mengucurkan dana lebih dari US $ 700 miliar.

Pertanyaannya adalah siapa yang diuntungkan dalam intervensi negara yang semacam ini? Dari ratusan triliun yang dikeluarkan untuk BLBI sebagai bentuk intervensi negara siapa yang diuntungkan.

Munculnya isu Neolib di balik pencalonan Budiono tidak lain karena selama ini rakyat melihat adanya ketimpangan dalam kebijakan intervensi yang dilakukan negara dalam bidang ekonomi. Kepentingan rakyat sering kali dikesampingkan dalam agenda-agenda kebijakan.

Bantuan Langsung Tunai yang menjadi andalan SBY-Budiono sama sekali tidak sebanding dengan pengambilalihan beban negara pada konglomerat yang bankrupt. Yang diinginkan adalah intervensi negara yang mampu melindungi dan mensejahterakan rakyat kecil, petani-petani kecil, nelayan-nelayan kecil, serta pengusaha-pengusaha kecil.

Yang diinginkan adalah intervensi negara yang mampu membangun kemandirian ekonomi bangsa. Bukan ekonomi yang bengantung pada hutang luar negeri atau investasi asing yang tidak adil.

Memberikan kemudahan kepada perusahaan-perusahaan asing untuk mengeksploitasi sumber-sumber kekayaan alam kita tanpa memperhatikan dampak kesejahteraan langsung terhadap penduduk sekitar merupakan bagian dari kebijakan ekonomi liberal yang harus ditolak.

Semoga Budiono dapat membuktikan dirinya benar-benar bebas dari agenda neoliberal.

Mukhamad Najib
The University of Tokyo
4-6-41 Shirokanedai Minato-Ku Tokyo
mnajib23@yahoo.com
+81-90-982-10-982

Setelah mengkolaborasikan kedua tulisan tersebut .. coba simak apa kata Boediono.. berikut ini…

Selasa, 26/05/2009 20:03 WIB

Boediono Siap Kalah dengan Jiwa Besar
E Mei Amelia R – detikPemilu

Jakarta – Cawapres SBY, Boediono tetap merendah meski berpeluang besar memenangi Pilpres 2009. Karena Pilpres adalah sebuah kompetisi, pria kalem ini siap menanggung risiko untuk kalah.

“Saya siap kalah dengan jiwa yang besar,” kata Boediono menjawab pertanyaan para blogger di Angkringan Wetiga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2009).

Menghadapi Pilpres 2009 ini, Boediono yang terkenal irit bicara berjanji akan lebih banyak berkomentar kepada publik. “Kalau dulu sebagai Gubernur BI kalau terlalu banyak bicara kita bisa kacau. Sedikit meleset saja bisa kacau. Sekarang masa pilpres ini saya rasa perlu untuk bicara,” kata pria berkacamata tersebut.

Disinggung soal blogger, Boediono mengaku blogger adalah bagian dari komunitas masyarakat yang punya peranan penting. Namun dia berharap para blogger tidak mengembangkan isu-isu miring yang memojokkan pasangan capres-cawapres.

“Saya minta bantuan rekan-rekan untuk menciptakan iklim yang fair dalam pilpres. Jangan sampai ada yang terpojok dalam isu-isu. Saya tidak harapkan saudara-saudara mendukung saya. Itu terserah anda. Its up to you, its your choice.”

Boediono mengaku jarang membuka internet. Paling-paling dia cuma membuka google untuk cari informasi atau pun sekadar mengecek email saja. “Saya malu. Jujur paling-paling saya cari internet cuma cari info di Google, atau buka email. Sehari nggak tentu. Tapi buka email sudah menjadi bagian,” pungkasnya.

( anw / anw )

GPS menyatakan bahwa

“Yang menjual Indosat itulah yang jelas-jelas agen neolib!”

sedangkan ditulisan kedua dinyatakan  bahwa yang berperan dalam penjualan Indosat adalah Boediono.. hal ini sama saja Gerakan Pro SBY membenarkan pendapat yang menyatakan bahwa Boediono  itu Neolib.

Kita tentu masih ingat bagaimana intervensi negara begitu hebat dalam menghadapi kebangkrutan bank-bank di Indonesia pada era krisis yang terjadi di negeri ini. Pada tahun 1996-1998, ketika Boediono menjabat sebagai Direktur I BI urusan analisa kredit, terkucurlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 400 triliun.
Kemudian ketika Boediono menjadi Kepala Bappenas. Dalam masa itu terkucurlah dana rekap perbankan Rp 600 triliun. Ironisnya, para obligor BLBI justru diberikan Release and Discharge alias dibebaskan dari masalah hukum.
Kita juga tidak lupa. Tahun 2001-2004 ketika Boediono menjadi Menteri Keuangan. Keluarlah kebijakan privatisasi dan divestasi yang ugal-ugalan. Banyak aset strategis yang dilego: Indosat, BCA, dan lain-lain.

Akibat fakta-fakta yang beredar itu maka Boediono mengatakan “Saya siap kalah dengan jiwa yang besar,”

Menarik bukan… ? ( nampaknya.. setelah membaca tulisan ini, pengurus Gerakan Pro SBY akan mendapat teguran keras…. Entah dari siapa ..)

mercubuana May 26th 2009